Gadged Multi Fungsi

Formulir Kontak

KONTAK KAMI

Silahkan isi formulir di bawah ini untuk menghubungi kami

Nama

Email

Pesan

Penamaan Code

Nama Sandi Rilis (Code Name)

Apresiasi terhadap keanekaragaman flora asli Indonesia.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap flora asli Indonesia, kami mulai menyematkan nama sandi (code name) pada setiap rilis SLiMS sejak versi Senayan 3 Stable 14. Langkah ini bertujuan agar para pengguna kami dapat mempelajari dan mengenal keanekaragaman flora yang ada di Indonesia. Seperti pada rilis kali ini, kami menamainya berdasarkan pohon Bulian: SLiMS 9 Bulian.

🖼️ [Teks Alternatif Gambar / Alt Text]

Habitat dan Status Konservasi

Pohon Bulian merupakan tanaman asli dari Brunei; Flores, Jawa, Kalimantan, dan Sumatra di Indonesia; negara bagian Sabah dan Sarawak di Malaysia; serta Kepulauan Sulu di Filipina. Saat ini, keberadaan spesies tersebut terancam oleh hilangnya habitat alami mereka. Pemerintah Indonesia dan pemerintah negara bagian Sarawak telah secara resmi melarang ekspor spesies ini, namun penyelundupan ilegal masih terus menjadi masalah utama.

⚠️ Ancaman Eksploitasi Berlebih

Spesies ini terancam oleh eksploitasi berlebihan, yang didominasi oleh para penebang liar migran. Permintaan kayu Bulian saat ini didorong oleh tingginya nilai kayu ini di kalangan masyarakat Tionghoa sebagai bahan baku peti mati (karena sifatnya yang sangat tahan terhadap serangan serangga dan pembusukan).

  • Masuk ke dalam daftar spesies kayu Filipina yang mulai punah.
  • Dianggap hampir punah di wilayah Sabah.
  • Di Jawa dan Sumatra, keberadaannya kini hanya tersisa di kawasan Taman Nasional.

Saat ini, situasi tersebut dinilai sebagai penyusutan populasi pohon yang sangat serius. Spesies ini hanya ditanam dalam skala kecil karena pasokan biji dan bibitnya sangat tidak memadai. Institut Pertanian Bogor (IPB) saat ini sedang berupaya mengembangbiakkan generasi tanaman yang lebih tangguh dibandingkan dengan benih yang dipanen langsung dari alam liar.

🪵 Kepercayaan Adat dan Budaya Suku Dayak

Banyak masyarakat suku Dayak yang percaya bahwa kayu ulin (Bulian) dapat berfungsi sebagai jimat pelindung untuk menghindari serangan harimau dan gajah. Suku Dayak meyakini bahwa penggunaan jimat ulin dan keberadaan tegakan pohon ulin inilah yang menjadi satu-satunya penyebab tidak adanya gajah Sumatra atau harimau Sumatra di wilayah Kalimantan dan Sarawak.

Zat yang dianggap ampuh sebagai 'pengusir gajah dan harimau' tersebut konon adalah cairan getah dari pohonnya, yang memiliki aroma khas mirip jeruk lemon yang kuat dan harum.

Back To Top